Selasa, 16 Agustus 2016

Gloria Natapradja Hamel, Gadis Cantik Yang Dikeluarkan Dari Paskibraka 2016 Karena Punya Paspor Perancis

slidegossip.com - Gadis cantik bernama Gloria Natapradja Hamel, yang merupakan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat harus merelakan dirinya tak bisa mengikuti prosesi upacara 17 Agustus 2016 di Istana Negara, Jakarta. Keikutsertaan Gloria menjadi anggota Paskibraka tahun 2016 dipermasalahkan karena ayah yang bersangkutan adalah warga negara Perancis.

 

Gloria merupakan anak dari pasangan Ira Natapraja, warga negara Indonesia dan Didier Hamel, warga Prancis. Semula dia terpilih sebagai anggota Paskibraka yang akan bertugas di upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-71 di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 17 Agustus 2016.

Namun pekan lalu dia dikeluarkan dari anggota Paskibraka karena selain tercatat sebagai pemegang paspor Indonesia, juga pemegang paspor Prancis. Informasi dikeluarkannya Gloria ini, kali pertama diungkap oleh Ketua Satgas Perlindungan Anak KPAI M Ikhsan.

"Barusan saya ditelepon oleh seorang ibu karena anaknya stres di asrama Paskibraka tidak boleh ikut ke Istana karena bapaknya warga Prancis," kata Ikhsan, Senin (15/08/2016).

Gloria, kata Ikhsan, ditolak oleh Garnisun, karena ibunya menikah dengan warga Prancis, sehingga dia dianggap bukan warga negara Indonesia. Dikatakan Ikhsan, dalam UU Administrasi dan Kependudukan nomor 23 tahun 2006, dinyatakan anak yang belum berumur 18 tahun berhak memiliki kewarganegaraan ganda. Apalagi anak tersebut telah melalui proses panjang dalam pemilihan anggota Paskibraka dengan memakili Propinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. "Status warga negaranya masih diminta keterangan oleh Menkumham. Yang bersangkutan belum 18 tahun dan sejak kecil tinggal dan sekolah di Depok. Tinggal soal ayah WN Perancis," kata Imam di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Selain menunggu proses di Kemenkumham, Imam menambahkan, pihaknya juga harus berkoordinasi dengan Garnisun dan TNI yang juga bertanggungjawab terhadap pasukan Paskibraka. Imam meminta Gloria bersabar karena untuk sementara tak bisa ikut serta dalam proses Paskibraka. Gloria misalnya, tidak akan ikut dalam pengukuhan pasukan Paskibraka di Istana.

"Sementara demi kehati-hatian Gloria tidak ikut dulu dalam acara pengukuhan," kata dia.

Namun, Menpora tetap berjanji mengupayakan agar Gloria bisa mengikuti upacara di Istana pada 17 Agustus. Kepastian bisa ikut atau tidaknya Gloria dalam pasukan Paskibraka akan keluar sebelum peringatan hari kemerdekaan. "Kalau pun pengukuhan tak ikut bisa saja besok (17 Agustus) tetap diikutkan dalam pasukan Paskibraka," jelasnya.

Gloria sendiri mengakui bahwa sang ayah memang merupakan warga negara Perancis dan ibunya warga negara Indonesia. "Siap, iya, Papa dari Perancis, Ibu Indonesia. Tapi saya sudah 'confirm' mau pilih (menjadi warga negara) Indonesia kok," ujar dia seraya tersenyum.

Gloria mengaku, sudah nyaman hidup di Indonesia. Apalagi saat ini ia bersekolah di salah satu SMA di Depok, Jawa Barat. "Siap, saya sudah nyaman di sini (Indonesia) saja," ujar dia.

Oleh sebab itu, ketika menginjak usia 17 tahun nanti, ia berniat untuk membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.

Gloria Natapradja Hamel akhirnya dikeluarkan dari anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-71 di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada tanggal 17 Agustus 2016. Gloria yang awalnya sudah lolos seleksi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, digugurkan karena mempunyai Paspor Perancis. Sehingga, dia dianggap bukan warga negara Indonesia.

"Dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 jelas disebutkan seseorang kehilangan warga negara apabila dia punya paspor (negara lain)," kata Kepala Staf Garnisun 1/Jakarta Joshua Pandit Sembiring usai pengukuhan Paskibraka di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8/2016).

"Ini Gloria sudah punya paspor. Kami cek, dia punya paspor Perancis," ujarnya.

Ayah Gloria sendiri memang warga negara Prancis. Namun Joshua menegaskan, bukan karena kewarganegaraan ayahnya itu dia digugurkan, melainkan karena ia sudah mempunyai Paspor Perancis. "Sebagai warga negara yang baik kami harus taat ya dengan UU. Undang-undang jelas mengatakan kalau punya paspor negara lain kewarganegaraan gugur," ucap Joshua.

Menpora Imam Nahrawi menambahkan bahwa posisi Gloria tidak digantikan oleh orang lain. Jumlah anggota Paskibraka yang harusnya 68, kini hanya 67 setelah Gloria digugurkan. Kendati demikian Imam memastikan kinerja Paskibraka tidak akan terganggu.

Ketua Satgas Perlindungan Anak Muhammad Ikhsan mengkritik sikap pemerintah yang mempermasalahkan status kewarganegaraan Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka(Paskibraka) perwakilan Jawa Barat.

"Bayangkan saja, dia sudah proses seleksi dari sekolah sampai ke provinsi dan pusat. Selama ini enggak pernah ada masalah. Tapi begitu mau dikukuhkan di Istana, dia dilarang ikut," ujar Ikhsan.

Ikhsan berharap, jangan sampai situasi politik hari ini, yang mempermasalah status dwikewarganegaraan, ditimpakan kepada anak Indonesia, yang tentunya telah berjuang dengan segala kekuatan, mental, fisik menjalani seleksi Paskibra sampai ke Istana.

"Tentunya dengan pengukuhan petugas pengibar bendera pusaka hari ini di Istana, menjadi duka mendalam baik bagi Jawa Barat, Orang Tua dan Anak tersebut," tandasnya.

Senasib dengan Menteri ESDM, Arcandra Tahar, yang sudah terbukti punya paspor Amerika Serikat dan punya dua kewarganegaraan, akhirnya diberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai Menteri ESDM di Indonesia.

Gloria pun akhirnya berinisiatif menuliskan surat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masalah yang tengah dihadapinya ini. Gloria berusaha meyakinkan Jokowi bahwa dirinya sangat mencintai Indonesia dan ingin sekali menjadi warga negara Indonesia.

Ini surat dari Gloria Natapradja Hamel untuk Presiden Jokowi :
"Kepada Yang Mulia Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, saya warga Indonesia dan memilih kewarganegaraan Indonesia serta tetap menjadi warga Indonesia karena Indonesia adalah Tumpah Darah Indonesia," tulis Gloria.
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Gloria Natapradja Hamel, Gadis Cantik Yang Dikeluarkan Dari Paskibraka 2016 Karena Punya Paspor Perancis”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772