Selasa, 06 Oktober 2020

Wanita Ini Rela Jadi PSK, Sehari Layani 8 Pria! Uangnya Untuk Biaya Pengobatan Sang Ibu!

slidegossip.com - Seorang PSK bernama Dinda yang terjaring di apartemen kawasan Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang menceritakan kisah hidupnya. Selama bekerja sebagai PSK di apartemen tersebut, Dinda yang masih berusia 19 tahun itu mampu melayani hingga 8 pria dalam sehari.

 Ilustrasi PSK (oknews.co.id)

 

Seperti dilansir dari tribunnews.com (21/8/2020), hari itu Dinda dibo*king oleh Dafa, yang tak lain adalah Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli. Dinda pun akhirnya terjaring Satpol PP Kota Tangerang.

 

Dinda mengaku tinggal di bilangan Jakarta Barat dan awalnya bukanlah seorang PSK. Sebelumnya, Dinda bekerja sebagai admin yang bertugas melakukan transaksi via aplikasi, lalu meneruskan pesan ke penyedia layanan prostitusi.

 

Namun lama kelamaan, ternyata Dinda tergiur dengan uang diperoleh dari bekerja sebagai PSK. Dinda mengaku setiap harinya bisa mengantongi Rp 1 juta. "Paling banyak Rp 2,5 juta," katanya.

 

Dinda sendiri baru menjalani pekerjaan sebagai PSK selama 2 bulan. Untuk sekali kencan, Dinda memasang tarif Rp 1,5 juta lewat aplikasi MiChat. "Sekali main paling lama juga 15 menit. Kalau lagi ramai bisa 5 sampe 8 tamu seharinya. Biasanya ramai di hari Jumat, Sabtu sama Minggu. Kalau hari hari biasa paling banyak 4 tamu," ujar Dinda.

 

Pekerjaan tersebut sempat membuat Dinda merasakan sakit pada organ intimnya. Meski begitu, ia tak kapok dan justru mengakali rasa sakit tersebut dengan minuman beralkohol.

 

Dinda juga menceritakan kebanyakan tamunya pria yang seumuran dengan almarhum ayahnya. "Biar pakai pelumas sakit mah tetep. Kan kita begitu sama bukan orang yang kita sayang apalagi kebanyakan tamu saya seumuran almarhum papa," ujar wanita yang sering mengenakan pakaian seksi itu.

 

Meski begitu, Dinda tidak menampik pernah menikmati berhubungan suami istri dengan tamu yang disukainya. Sebab pelanggannya itu berwajah tampan dan sopan. "Tapi jarang banget orang ganteng sopan baik. Biasanya mah gitu, ya mau gimana lagi namanya juga tamu punya uang, ya mau enggak mau kita wajib layani," ungkap Dinda.

 

Uang hasil kerjanya tersebut digunakan Dinda untuk keperluan pengobatan ibunya yang menderita gula darah. "Buat beli obat mama kena gula. Makanya saya berani terjun ke kayak gini abis dulu waktu kerja di toko jangan buat beli obat buat ongkos sama makan aja sudah kurang," tuturnya.

 

Selain untuk pengobatan orang tua, hasil uang yang didapat juga digunakan untuk perawatan wajah dan kulit di klinik kecantikan. "Kita kerja beginian ya harus tampil cantik. Mau enggak mau saya tiap minggu ke klinik kecantikan minimal biar tambah menarik," bebernya.

 

Ia mengaku biaya yang digunakan untuk perawatan di klinik kecantikan tidaklah murah. Pasalnya, setiap mengunjungi klinik kecantikan, ia harus merogoh kocek Rp 3-5 juta. "Sisa dari ke klinik sama buat beli obat mama saya pakai buat kebutuhan makan dan sehari-hari. Kalau ada lebihan saya ngajak mama buat sekadar jalan-jalan," papar Dinda.

 

Bisnis prostitusi di apartemen itu berhasil terbongkar setelah pejabat Satpol PP Kota Tangerang menyamar sebagai pelanggan. Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengaku tidak mudah menjaring para kupu-kupu malam di apartemen tersebut.

 

Pasalnya, para PSK yang menyewa kamar mendapat pengawalan dari pemilik unit apartemen yang disewakan dengan tarif Rp 250 ribu perhari. "Mereka selektif dalam menerima tamu, setelah sepakat tarif kita diminta menunggu di lobi. Setelah itu ada beberapa pria yang turun yang memantau kita, kalau mereka anggap aman PSK itu langsung turun dan menjemput kita. Kalau mereka rasa kurang aman mereka membatalkan transaksi yang telah disepakati," terang Ghufron.

 

Tidak jarang para PSK mengecoh tamunya dengan berpindah-pindah tower. Modus tersebut dilakukan untuk mengelabui petugas dan mereka seakan mengetahui pola kerja Satpol PP Kota Tangerang.

 

"Jadi awalnya kita diminta menunggu di lobi A, tidak berapa lama mereka meminta kita untuk bergeser ke tower lainnya dengan alasan keamanan. Kami menduga mereka sangat terorganisir dalam melancarkan aksinya," ungkap Ghufron.

Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Wanita Ini Rela Jadi PSK, Sehari Layani 8 Pria! Uangnya Untuk Biaya Pengobatan Sang Ibu!”


Posting Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772