Sabtu, 09 Agustus 2014

Rianti Dikritik : "Keluarga Yang Seharusnya Berobat ke Dokter, Bukan Marshanda!"

Rianti Sofyan mengaku heran dan tak habis pikir dengan tindakan aneh yang dilakukan putrinya, Marshanda (Chacha), seperti melepas jilbab dan pergi dari rumah. Rianti menduga kalau ada pihak yang mempengaruhi Marshanda hingga putrinya itu berani berbuat yang tidak wajar. Bahkan menurut Rianti, tidak seperti biasanya, Marshanda kini sudah mulai berani berbuat tidak sopan kepadanya, selaku ibunya.
"Chacha memang orangnya gampang dipengaruhi orang, kok putri saya jadi buka jilbab, tidak punya sopan santun sama orang tua, pergi tanpa pamit, pindah rumah tanpa pamit. Ini bukan Chaca," kata Rianti di kediamannya Jalan Lembang No 62, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014).
Namun pernyataan dan pengakuan Rianti Sofyan ini justru menuai kritik pedas terhadapnya selaku orang tua. Seperti dilansir okezone, berikut komentar orang-orang yang mengkritik pernyataan Rianti Sofyan tentang Marshanda :
  • Mxrxxx Kxxnxxxxxx : "Pergi tanpa pamit pindah rmh tanpa pamit lepas jilbab bkn berarti sakit jiwa dong."
  • Axx Mxxoxx : "Seharusnya keluarga yang punya pikiran kalau pindah rmh tanpa pamit atau lepas jilbab berarti sakit jiwa yang mesti ke dokter berobat . Pindah rmh tanpa pamit mungkin dia udah jenuh tinggal di rumah ibunya + adik2 atau merasa sudah dewasa dan waktunya tinggal di rmh sendiri .. itu mah lumrah . Kalau lepas jilbab itu kan siap atau nggak nya jiwa seseorang pake jilbab atau ngga . Neh keluarga yang mesti berobat ke dokter bukan Mashanda nya."
Beberapa tahun lalu, Marshanda memang sempat menjalani terapi kejiwaan karena sikap liarnya dulu yang ditunjukkan dalam sebuah video. Rianti takut penyakit lama Chaca akan kembali kambuh. "Dia akan melakukan hal-hal impulsif, apakah saya sebagai orang tua akan mendiami anak melakukan hal-hal itu. Tentu tidak. Saya yakin Chacha tidak seperti itu. Saya tahu Chaca anak yang baik. Meski Chaca sudah 25 tahun, sebagai orangtua saya punya kewajiban moral," tandasnya.
Menurut Rianti, penjemputan paksa yang dilakukan di apartemen Marshanda memang benar adanya. Namun sikap Rianti ini bukan tanpa alasan.
"Sebelum melakukan penjemputan, saya menghubungi dokter yang merawat dia sejak tahun 2009. Ternyata kata dokter dia sudah tidak minum obat selama 4 bulan terakhir. Saya tanya kalau tidak minum kenapa?. Katanya dia akan mengalami impulsif, sikap dimana dia merasa selalu benar. Dan dia melakukan tindakan yang di luar dugaan," beber Rianti.
Mendengar keterangan dokter, Rianti pun akhirnya berupaya agar Marshanda mau meminum obat seperti biasanya. "Saya jemput dia di apartemen dengan susah payah. Akhirnya saya menemui dia. Dan pada saat itu, Chacha memang perlu perawatan."
Ditegaskan Rianti, saat itu Marshanda sama sekali tidak melawan. Ini sebagai bukti bahwa Chacha tak menolak diberi obat seperti yang rutin dilakukannya. "Dia tidak ada perlawanan sama sekali. Dia cuma bilang mau telepon pengacaranya. Akhirnya dia turun ke bawah, sama sekali tidak pingsan, tidak lemas. Dan sampai di rumah sakit dia diantar asisten dan manajernya naik tangga," cerita Rianti.
Selama di rumah sakit, Rianti mengaku selalu memperhatikan kondisi Marshanda. Rianti acap kali membawakan makanan kesukaan Marshanda dan memakannya bersama. Bahkan, saat pulang, Chacha pun mencium dan memeluknya dengan erat. Rianti semakin bingung ketika semuanya berbalik fitnah kepadanya.
"Dia peluk dan cium saya, dia bilang Chacha masih boleh pulang kan? Baik-baik semua. Saya syok banget ketika melihat beritanya keesokan harinya," ucap Rianti bingung.
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Rianti Dikritik : "Keluarga Yang Seharusnya Berobat ke Dokter, Bukan Marshanda!"”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772