Kamis, 31 Juli 2014

Mau Datang ke Kafe Kucing Ini? Sediakan Uang Banyak dan Harus Pesan Tempat Dulu!

Sebuah kafe di Australia bernama Cat Cafe Melbourne atau Kafe Kucing Melbourne didirikan oleh pasangan suami istri Anita Loughran dan Myles. Pasangan ini terinspirasi setelah melakukan perjalanan ke Jepang dan akhirnya memberanikan diri untuk membuka kafe kucing pertama di Australia. Di tempat yang unik ini, para pelanggan bisa berinteraksi, bercanda bahkan bercengkrama dengan kucing sepuasnya sambil menikmati sajian makanan dan minuman.
Awalnya, Anita dan Myles merasa jenuh dengan segala aktifitas dan rutinitas kantoran yang mereka dijalani. Mereka memutuskan untuk membuat perubahan. Anita adalah seorang pecinta kucing dan bahkan alergi-pun tak sanggup memadamkan kecintaannya pada binatang itu.
"Saya tiap minggu disuntik. Tidak apa-apa, saya bisa mengatasinya. Saya selalu punya kucing, bahkan dengan alergi ini. Itu tak bisa menghentikan saya. Kami memutuskan untuk membuka kafe kucing karena sepertinya menyenangkan dan kami pikir banyak orang yang akan diuntungkan dengan adanya ini," ujarnya.
Meski kafe kucing adalah hal baru di Australia, namun yang pertama di dunia sejatinya telah ada di Taiwan sejak tahun 1998, dan kini kafe-kafe serupa tengah populer di Jepang dan beberapa negara Eropa. Sebanyak 13 kucing terlantar ditempatkan di Kafe Kucing Melbourne. Mereka disediakan banyak ruang untuk berkelana dan bermain dengan para tamu kafe.
"Ruangan-ruangan ini berisi bingkai, mainan, terowongan, dan lubang tersembunyi yang semuanya penuh dengan cakaran kucing. Kami juga punya rak yang tergantung di dinding jadi mereka bisa lompat kalau ingin loncat-locatan," tutur Anita.
Ia juga menambahkan, "Di pagi hari, kucing senang bermain karena mereka sudah sarapan, jadi anda akan melihat orang-orang bermain dengan kucing. Bahkan ada beberapa di antaranya yang duduk di pangkuan pengunjung."
Beberapa pengunjung tak memiliki kucing peliharaan, namun sebagian besar memilikinya. Mereka yang bersedia membayar untuk menghabiskan waktu bersama kucing-kucing ini usianya variatif, mulai dari anak-anak di atas usia 8 tahun (anak dengan usia lebih kecil tak diperbolehkan demi keselamatan mereka sendiri) hingga pria dewasa datang ke kafe ini.
Kafe kucing ini dibuka setiap hari selama 11 jam. Pengunjung harus membayar 10 dolar tiap satu jam untuk bermain bersama kucing-kucing tersebut. Cukup mahal memang, apalagi jika ingin berlama-lama di tempat ini. Dan jika kucing-kucing itu merasa terlalu banyak mendapat perhatian, mereka bisa masuk ke ruangan khusus untuk menyendiri.
"Mereka punya ruang privat yang kecil jadi kalau mereka capek bermain, mereka bisa lari ke sini," jelas Anita.
Ia mengatakan, ada perbedaan yang mencolok antara pecinta kucing dengan pecinta anjing, yang biasanya lebih supel dan terbuka dengan peliharaan mereka. "Saya pikir pecinta kucing lebih tertutup karena belum ada kelompok sosial untuk mereka sekarang ini. Terkadang mereka sedikit dicemooh karena sangat mencintai kucing. Mudah-mudahan tempat ini cocok buat mereka untuk mengekspresikan kecintaannya itu," harap Anita.
Tapi jangan harap untuk datang ke kafe ini tanpa melakukan reservasi atau pemesanan terlebih dahulu. "Yang bisa kami sampaikan kepada para pengunjung saat ini adalah jangan datang tiba-tiba. Mohon pesa tempat dulu," ujarnya.
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Mau Datang ke Kafe Kucing Ini? Sediakan Uang Banyak dan Harus Pesan Tempat Dulu!”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772