Minggu, 04 Mei 2014

Penyebab Perceraian Marshanda Karena Ben Kasyafani Mengikuti Aliran Sesat?

Kisah perceraian Marshanda dan Ben Kasyafani makin melebar dengan beredarnya kabar kalau penyebab perceraian pasangan artis muda ini karena Ben Kasyafani banyak berubah perilakunya sejak mengikuti pengajian aliran sesat hingga mereka sering cekcok. Ben Kasyafani sendiri mengakui memang benar dirinya tergabung dalam LDII (Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia). Namun, dia menganggap LDII adalah suatu pengajian biasa dan bukan aliran sesat.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri belum memutuskan apakah LDII termasuk aliran sesat atau tidak. Namun, seperti diketahui LDII dulunya merupakan organisasi yang pernah dinyatakan sesat oleh Kejaksaan Agung.
"MUI sampai sekarang belum membuat keputusan tentang LDII. Cuma memang LDII itu dulu asalnya dari Islam Jamaah yang didirikan oleh Nurhasan Ubaidah. Namanya Daarul Hadits kemudian ganti Islam Jamaah, ini ditentang oleh Kejagung. Ganti nama Lemkari, ganti nama LDII," ujar Ketua MUI Bidang Seni dan Budaya, KH Cholil Ridwan, Sabtu (3/5/2014).
Menurut Cholil, pengurus LDII pernah mendatangi MUI untuk menyatakan dan menjelaskan tentang paradigma baru mereka. Hingga saat ini, MUI masih terus mendalami dan mengkaji apakah benar LDII sudah menggunakan paradigma baru.
"Tahun 2006 pengurus LDII datang. Ketua Umumnya menyatakan sejak itu LDII sudah punya paradigma baru. Sudah tidak lagi mengikuti ajaran Islam Jamaah seperti persenan, mengkafirkan orang lain di luar aliran mereka. Tapi oleh MUI tidak serta merta dipercaya," katanya.
"MUI sampai sekarang belum memutuskan apa-apa. Masih pengkajian dan mengumpulkan bukti-bukti. Jadi belum diputuskan," tandasnya.
(rik/okezone.com)
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Penyebab Perceraian Marshanda Karena Ben Kasyafani Mengikuti Aliran Sesat?”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772