Selasa, 19 November 2013

Ini Balasan Para Hacker Indonesia Terhadap Aksi Penyadapan Australia

Serangan yang dilepaskan dari komunitas hacker Indonesia yang menyebut dirinya Anonymous Indonesia, pada beberapa situs Australia baru-baru ini bukan tanpa alasan, yakni sebagai aksi balasan atas tindakan spionase atau penyadapan Australia terhadap Indonesia. Seorang pakar komputasi mengatakan, tindakan yang dilakukan Anonymous Indonesia ini didasari oleh rasa nasionalisme yang tinggi.
Pakar komputasi yang juga dosen di salah satu universitas swasta di Jakarta, I Made Wiryana, mengatakan penyerangan yang dilakukan oleh hacker Indonesia terhadap aksi penyadapan yang dilakukan Australia dinilai wajar. "Ini menurut saya wajar saja. Karena siapa yang mau negaranya sendiri diinjak-injak?" tutur pria yang akrab disapa Made ini seperti dilansir dari Okezone, Kamis (14/11/2013) lalu.
Namun Made memberikan pengecualian terhadap cara yang digunakan anak negeri untuk membalas perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh Australia. Menurutnya dengan menyerang situs-situs Australia, terlebih situs yang tak bersalah seperti yayasan sosial dan rumah sakit, bukan hal yang benar untuk dilakukan. 
Selain bermotif atas dasar rasa nasionalisme, Made juga berpendapat, tindakan yang dilakukan oleh hacker Indonesia ini untuk menunjukkan eksistensi dirinya di dunia IT. "Banyak para hacker ini yang ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain, apa lagi negara lain. Penyerangan ini selain berdasarkan rasa nasionalisme, juga ajang untuk show off" kata Made.
Kelompok Anonymous Indonesia ini mengklaim telah meretas lebih dari 170 website asal Australia sebagai protes atas berita-berita yang menyebutkan Canberra memata-matai negara tetangga dan mitra strategisnya itu.
"Ratusan website Australia diserang demi membalas Australia oleh para hacker Indonesia,” kata kelompok tersebut dalam lama Twitter mereka, Senin (4/11/2013).
Mereka membalas dengan cara membuat daftar website yang diretas, nampaknya sebagian besar milik perusahaan-perusahaan kecil dengan domain .au. Tulisan yang muncul di website korban adalah "Stop Spying on Indonesia" di bawah bendera Indonesia dengan gambar hitam wajah Guy Fawkes, yang memang selalu dipakai oleh kelompok anonym internasional.
Website yang menjadi sasaran dipilih secara acak, termasuk macam-macam bisnis dari katering, laundry sampai persewaan kastil. Hubungan Indonesia-Australia memanas menyusul adanya laporan pekan lalu bahwa misi diplomatik Australia terlibat dalam jaringan mata-mata Amerika Serikat.
Suratkabar Inggris The Guardian memberitakan bocoran data oleh Edward Snowden yang menyebutkan bahwa Australia dan AS bekerja sama melakukan operasi mata-mata pada konferensi PBB tentang iklim di Bali pada tahun 2007.
sumber:okezone.com, beritasatu.com
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Ini Balasan Para Hacker Indonesia Terhadap Aksi Penyadapan Australia”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772