Kamis, 06 Oktober 2016

Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016 Bicara Tentang Serat Centhini

slidegossip.com - Event budaya yang bertajuk 'Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016' telah dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Hotel Atria Kota Magelang, pada Rabu (5/10/2016). Ganjar mengatakan, 'Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016' ini sangat menarik karena dihadiri orang-orang penting pada bidangnya, ada rohaniawan, sejarawan, seniman, budayawan, dan para penulis.

 

"Isinya beberapa orang, tetapi mereka dapat mempengaruhi maka ketika hasil dari acara ini bisa dijadikan satu dalam bentuk vidio, buku, gagasan, tulisan atau apa pun maka menjadi satu aset yang kemudian bisa diceritakan kepada luar," kata Ganjar.

Pembukaan acara 'Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016' yang merupakan BWCF kelima kalinya ini mengusung tema 'Setelah 200 Tahun Serat Centhini: Erotisme dan Religiusitas Kitab-Kitab Nusantara'. Pembukaan acara ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Jawa Tengah.

Menurut Ganjar, kegiatan ini menjadi sebuah perjalanan peradaban yang direview dan dipikirkan ke depan, segalanya dibicarakan di sini. Sebelumnya, BWCF pernah bicara tentang rempah-rempah, kemaritiman, pesilat dan tahun ini bicara tentang Serat Centhini.

"Centhini ini bicara tentang erotisme, spiritualitas atau tasawuf, sangat beragam, ada yang nembang, menari, main musik, seni tradisional yang dikombinasikan," katanya.

Ganjar berharap BWCF ini menjadi kegiatan tahunan dan tentu saja butuh dukungan dari banyak pihak. Ketua Pelaksana BWCF, Yoke Darmawan mengatakan, festival ini merupakan agenda tahunan aktivitas literasi dan seni budaya dengan dua kegiatan utama, yaitu writers forum dan pesta seni budaya. Pada pembukaan BWCF ini juga hadir Garin Nugroho yang menyampaikan pidato budaya.

Yoke mengatakan bahwa perhelatan ini bertujuan sebagai wahana edukasi sekaligus ajang temu ilmuwan, penulis, dan pembaca, untuk dapat mengembangkan kreativitas dan pengetahuan budaya sekaligus perayaan karya-karya kreatif anak bangsa yang diharap pada intinya memberi nafas kebudayaan bagi masyarakat dan industri pariwisata Indonesia bermuatan sejarah.

Menurut dia, keunikan dari festival 'Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016' ini dibanding dengan festival-festival lainnya adalah pada tema yang mengangkat kekayaan budaya dan sejaran nusantara. Ia mengatakan dengan perayaan khasanah budaya nusantara melalui pertemuan antara para penulis dan pekerja kreatif serta aktivis budaya dengan masyarakat pada umumnya, diharapkan muncul pemahaman interkultural yang berbasis pada pengembangan dan perluasan ilmu pengetahuan, sehingga para kreator budaya maupun masyarakat yang hidup dalam budaya-budaya tersebut dapat memanfaatkan segala khazanah yang ada untuk memproyeksikan masa depan yang lebih baik.
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016 Bicara Tentang Serat Centhini”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772