Senin, 30 November 2015

Foto dan Alamat Wiyang Lautner, Pria Tampan Pengemudi Lamborghini Maut di Surabaya

slidegossip.com - Pada hari Minggu pagi, tanggal 29 November 2015, sekitar pukul 05.20 WIB, terjadi tabrakan maut oleh mobil mewah lamborghini yang dikemudikan oleh seorang pria tampan bernama Wiyang Lautner. Awalnya, warga di sekitar Jalan Manyar Kertoarjo, Kota Surabaya, Jawa Timur, dikejutkan dengan suara dentuman keras. Suara dentuman itu ternyata berasal dari badan mobil super cepat, Lamborghini berwarna abu-abu silver yang menabrak gerobak penjual susu dan pohon perindang jalan yang berdiri di trotoar.

Tiga orang terlihat tersungkur di sekitar gerobak penjual susu usai diseruduk mobil mewah bernomo polisi B 2258 WM yang dikendarai Wiyang Lautner. Mereka di antaranya adalah Srikanti dan suaminya Mujianto (penjual susu), serta seorang pria berusia 44 tahun bernama Kuswanto. Saat itu, Sri dan Muji masih dapat berteriak minta tolong dengan kondisi tubuh luka. Sedangkan Kuswanto, sudah terbujur kaku.

Seiring terbitnya matahari, lokasi kecelakaan mulai ramai dikerumuni warga. Dan dari dalam mobil terlihat seorang pria berwajah tampan memakai celana pendek berbaju kaos putih keluar. Ia tak lain adalah pengemudi Lamborghini maut bernama Miyang Lautner berusia 24 tahun. Berbeda dengan Sri, Muji dan Kus. Miyang terlihat baik-baik saja, meski mobil mahalnya ringsek. Hanya ada sedikit luka di pipi dan pelipis kanannya.


Dari KTP nya, Wiyang Lautner diketahui beralamat di perumahan mewah Pondok Dharmahusada 2/20, Rt 003/010, Mulyorejo, Surabaya 60115. Wiyang yang beragama Kristen itu lahir di Surabaya, tanggal 18 Februari 1991 dan diketahui masih berstatus single atau belum menikah.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, diduga Lamborghini itu mengalami kecelakaan saat Wiyang tengah terlibat dalam balapan liar dengan mobil super cepat lainnya, Ferrari. "Karena dia memang sedang balapan dengan orang lain yang mengendarai mobil Ferrari," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lily Djafar.

Polisi tak mau berspekulasi tentang dugaan penyebab kecelakaan itu. Polisi akhirnya menahan Wiyang dan membawa mobil Lamborghini miliknya ke Kantor Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polrestabes Surabaya. Saat bersamaan, polisi juga mengevakuasi jenazah Kuswanto ke rumah sakit DR Soetomo untuk divisum dan kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Pada sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah korban tewas balapan dua mobil super cepat itu akhirnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Kecamatan Kedungdoro, Surabaya.

Wiyang Lautner yang terlibat balapan maut dengan Ferrari di jalan Manyar Kertoarjo, Kota Surabaya, hanya terancam dengan hukuman ringan. Meski, ia telah menabrak Kuswanto hingga tewas. Menurut Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lily Djafar, pengemudi Lambroghini maut bernama Wiyang Lautner hanya terancam hukuman kurungan penjara paling lama selama lima tahun saja.

Ancaman hukuman itu, sesuai dengan ancaman hukuman yang tertuang dalam pasal 359 KUHP yang bakal dijeratkan polisi kepada Wiyang. "Karena, pelaku telah melakukan kelalian yang menyebabkan kematian orang lain," kata Lily.

Sementara itu, hingga Minggu sore, Wiyang masih ditahan untuk menjalani penyelidikan di Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya. "Dia sedang kami periksa," ujar Lily.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui kecelakaan itu berawal dari aksi balapan liar yang dilakukan pengemudi Lamborghini dengan sebuah mobil Ferrari. Kedua mobil super cepat itu, saling kejar mengejar sekitar pukul 05.20 WIB, Minggu 29 November 2015.

Namun, saat melaju kencang di ruas Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Jawa Timur, mobil Lamborghini bernomor polisi B 2258 WM kehilangan kendali. Mobil mewah super mahal berwarna abu-abu silver itu pun oleng ke sebelah kiri dari arah mobil melaju. Mobil naik ke trotoar dan menabrak gerobok pedagang susu yang tengah berjualan di lokasi.

Mobil itu baru terhenti, setelah moncongnya menabrak pohon perindang jalan berukuran besar yang berdiri kokoh. Mobil langsung terhenti, dan pengemudi keluar dari mobil. Sementara itu, dua orang yang tengah berada di sekitar gerobak susu, yakni masing-masing bernama Srikanti dan Mujianto (penjual susu) sudah terkapar kesakitan dengan tubuh penuh luka. Tak jauh dari kedua korban luka, terbujur kaku jasad Kuswanto, warga Kaliasin, Surabaya. Kuswanto tewas akibat diseruduk badan mobil, saat tengah membeli susu.

Baca juga :

Polisi menyatakan pelaku tabrakan maut, Wiyang Lautner tidak menggunakan narkoba, saat sedang mengemudikan mobil Lamborghini dengan nomor polisi B 2258 WM, Minggu dini hari, 29 November 2015. Sebab, dalam hasil pemeriksaan urine yang dilakukan Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, tersangka dinyatakan negatif dari zat-zat narkoba.

"Termasuk, juga dari minuman beralkohol. Jadi, sepertinya tidak ada pengaruh dari berbagai zat itu," beber Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Andre Manuputi.

Meski demikian, Andre membenarkan, saat itu pelaku mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tepatnya, antara 70 hingga 80 kilometer per jam. Andre menambahkan, proses pemeriksaan terhadap pelaku masih belum selesai. "Masih menjalani pemeriksaan, untuk penggalian informasi lebih lanjut," jawabnya. (viva.co.id)
Share this article :

Artikel Terkait:

Comments
0 Comments

Comments :

0 komentar to “Foto dan Alamat Wiyang Lautner, Pria Tampan Pengemudi Lamborghini Maut di Surabaya”


Poskan Komentar

 

Copyright © 2012 by Berita Terbaru dan Profil Artis Terkini Powered By SlideGossip | Design by Opung | Contact Email : slidegossip (at) gmail.com | Phone : 0857-808-70772